Pondok Romadhon, Transfer Ilmu Agama Terkait Pendidikan Anak

oleh -77 views
Kegiatan Pondok Romadhon di Pendopo Kabupaten Kediri

Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri menggelar kegiatan Pondok Ramadhan di Pendopo Kabupaten Kediri, Selasa (21/05/2019). Acara ini merupakan rangkaian kegiatan bulan Ramadhan yang rutin diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri.

Kegiatan tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dan penyampaian materi oleh Dr. Judi Suharsono, S.E., S.Psi., M.M, seorang psikolog dari Malang. Kemudian dilanjut dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan doa bersama.

Dalam kegiatan tersebut Judi Suharsono sang pemateri menjelaskan materi tentang remaja milenial dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

“Generasi milenial lebih suka menatap layar handphone daripada ngobrol dengan orang sekitar, seperti keluarga. Lantas bagaimana cara orang tua menghadapi generasi milenial pada era revolusi industri 4.0.? Yaitu dengan tetap menjalin komunikasi, bertatap muka, dan buat kesepakatan bersama dalam menggunakan gadget,” katanya.

Selain itu, orang tua juga harus mengetahui kebutuhan anak, tetap bersikap tegas tanpa mengurangi hak anak, serta selalu mengikuti perkembangan zaman. Yang tidak kalah penting, orang tua harus bersikap dan memberi contoh yang baik, karena lebih mudah bagi anak untuk mencontoh/meniru daripada mendengar nasehat panjang lebar.

Sementara salah Diah seorang peserta mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kediri yang telah menyelenggarakan kegiatan ini, karena dapat meningkatkan keimanan kepada Allah SWT di bulan suci Ramadhan 1440 H.

“Menurut saya kegiatan ini sangat bermanfaat, mampu meningkatkan nilai spiritual serta keimanan kepada Allah SWT. Kami semakin tergerak untuk meningkatkan ibadah, bersedekah maupun melakukan hal-hal positif lainnya, untuk menggapai berkah dan ridho-Nya,” ujar Diah, salah seorang peserta.

Kegiatan pondok ramadhan tersebut disambut antusias oleh ratusan masyarakat Kabupaten Kediri. Dalam pelaksanaanya, pendopo selalu penuh dengan kehadiran peserta yang sebagian besar adalah ibu-ibu. (adv/kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *