Tingkatkan Kepedulian Sosial Melalui Donor Darah

oleh -127 views

Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri bersama dengan PMI Kab. Kediri melaksanakan bakti sosial donor darah dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Kediri ke-1215 tahun 2019. Sebelumnya acara bakti sosial telah rutin di laksanakan di lingkungan pemerintah daerah kabupaten Kediri agar menumbuhkan rasa solidaritas sosial. Acara ini diselenggarakan di Ruang Joyoboyo Pemkab Kediri pada Rabu (20/3/2019) dan dimulai pukul 09.00 WIB.

Sejak pagi seluruh peserta antusias mengantri mengikuti aksi donor darah. Beberapa dari kalangan instansi pemerintah seperti ASN, Satpol, Polisi dan bahkan sampai mahasiswa. Agus dari Bagian Administrasi Kesra saat ditemui Tim Kominfo menyampaikan, kegiatan bakti sosial sering dilakukan, diantaranya adalah donor darah. Biasanya pada acara seperti Hari Jadi Kab. Kediri, HUT Kemerdekaan, dan HUT Korpri.

“Dengan tujuan agar pasokan darah khususnya yang ada di Kab. Kediri tidak berkurang. Harapan kedepan kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlangsung untuk menumbuhkan jiwa sosial antara sesama. Satu tetes darah kita bermanfaat untuk orang lain,” ungkapnya.

Sementara itu, dr. Arin Istiani selaku dokter yang bertugas pada kegiatan ini menyampaikan, untuk persyaratan peserta yang dapat mendonorkan darahnya adalah pria atau wanita usia di atas 17 tahun, sehat jasmani, berat badan lebih dari 45 kg, tensinya stabil dan HBnya juga stabil.

“Setelah diperiksa nantinya kantong darah yang terkumpul juga masih akan kita seleksi. Untuk kriteria darah yang layak donor adalah yang aman dan bebas Infeksi Menular Lewat Tranfusi Darah (IMLTD). Untuk pasokan darah di Kabupaten Kediri alhamdulilah sudah cukup. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kediri yang terus memberikan kontribusi dan mendorong pegawai-pegawinya dari instansi terkait agar perduli terhadap sesama. Dan informasi bagi siapapun yang ingin mendonorkan darah silahkan datang ke kantor PMI Kabupaten Kediri setiap hari kerja Senin-Jumat,” urainya.

Terpisah Intan, salah satu pendonor darah dari Stikes Karya Husada Pare bercerita tentang pengalamannya donor darah.”Awalnya takut, tapi setelah mencoba jarum yang terlihat besar ternyata tidak sakit. Justru dengan donor darah akan menjaga kesehatan tubuh,” katanya.

Ada 220 orang yang mendaftarkan diri pada kegiatan ini, namun hanya 174 orang yang bisa berdonor. Sisanya gagal karena tekanan darah dan kadar hemoglobin tidak normal. 174 kantong terdiri dari golongan darah A sejumlah 43, golongan darah B sejumlah 51, golongan darah O sejumlah 67 dan golongan darah AB sejumlah 13 kantong.(adv/kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *