Formi Himbau Freestyler Seius Geluti Olahraga BMX

oleh -244 views
SURABAYA– Sekumpulan orang terlihat tengah duduk di sisi selatan arena ‘Skate and BMX Park Surabaya’ pada Minggu (17/3/2019) pagi. Anak-anak hingga dewasa nampak begitu antusias menyaksikan atraksi sepeda BMX Freestyle disana. Ternyata, atraksi tersebut bukan untuk sekedar disuguhkan kepada para pengunjung, tapi juga untuk memberikan pelatihan khusus.
Bahkan, pelatihan BMX yang terbagi menjadi dua kategori, yakni Street dan Flatland tersebut digadang-gadang baru pertama kalinya di Jawa Timur. Komisi olahraga tantangan formi kota surabaya, Bani menjelaskan, kegiatan olahraga tantangan BMX dilakukan bersama SuroboyoBMX selama dua hari, yaitu Sabtu (16/3/2019) dan Minggu (17/3/2019).
“Kami adakan selama dua hari, kegiatan serupa baru pertama kali kami adakan,” ujar Bani.
Bani menambahkan, Formi memang sengaja mengadakan kegiatan tersebut dengan tujuan untuk mengajak anggota dari seluruh komunitas olahraga BMX di Surabaya menggelutinya dengan serius. Sebab, lanjut Bani, kegiatan serupa bukan hanya pertama kali dilakukan, tapi juga mengenalkannya kepada khalayak.
“Karena Formi sendiri adalah induk dari organisasi olahraga rekreasi, salah satunya BMX, lima tahun lalu kami prioritas ke senam dan olahraga tradisional, saat ini kami beranjak untuk memfasilitasi olahraga tantangan, terutama olahraga BMX,” lanjut pria berkulit sawo matang itu.
Total dari 62 peserta, Bani mengungkapkan kegiatan tersebut bukan dikhususkan bagi warga Surabaya saja. Namun, seluruh masyarakat di Jawa Timur maupun di provinsi lain boleh mengikutinya.
“Yang lain (warga luar Surabaya) boleh ikut, tapi kami prioritaskan untuk warga Surabaya karena ini menggunakan APBD Kota Surabaya, oleh karena itu kami memfasilitasi warga Surabaya yang menyukai ini (BMX),” tandasnya.
Sedangkan, Humas Komunitas SuroboyoBMX, Hidayat menjelaskan, para peserta pelatihan maupun pemula di olahraga BMX dapat ‘getok tular’ dari generasi sebelumnya. Hidayat juga mengimbau, para rider BMX, terutama untuk pemula, wajib menggunakan safety gear, seperti helm dan protektor persendian untuk meminimalisir terjadinya miss atau insiden saat latihan maupun berlomba.
Selain itu, rider profesional BMX Street asal kota pahlawan itu juga berharap komunitas SuroboyoBMX dapat berkembang lebih besar dan mengharumkan nama Kota Surabaya.
“Kegiatan kali ini adalah pelatihan peserta olahraga tantangan, khususnya untuk cabang olahraga BMX Freestyle, juga pengenalan dan pembelajaran untuk masyarakat,” beber Hidayat.
Pria yang akrap disapa Dayat itu menegaskan, dalam pelatihan tersebut, ada dua narasumber yang dihadirkan, yakni Hendri Setyawan Bondik dan Hari Sulistyo Adi. Dua narasumber itu merupakan dua rider profesional asal Surabaya yang telah menyabet sejumlah juara nasional hingga kancah internasional.
Dalam pelatihan tersebut, SuroboyoBMX dan Formi Kota Surabaya memberikan pelatihan dasar melalui teori dan praktik dengan total durasi hingga 960 menit.
Satu persatu peserta diajarkan beberapa trik dasar, mulai dari bunnyhop (melompat), manual (mengangkat roda depan sambil melajukan sepeda), hingga jumping (melompat menggunakan spot atau alat bantu).
“Kebetulan, pelatihan BMX ini adalah satu-satunya dan pertama kali di Jawa Timur, tidak ada batasan usia dan tidak dipungut biaya apapun, harapan kami komunitas ini semakin besar dan mengharumkan nama kota Surabaya dan Indonesia,” tuturnya.
Disisi lain salah satu peserta BMX, Kirana (6) mengaku senang mengikuti kegiatan pelatihan BMX itu. Ia Nampak didampingi ayahnya, Wahyu yang notabene merupakan rider BMX juga.
“Berani dong, nana (panggilan akrap Kirana) diajarin papa,” pungkasnya. (Jar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *