Waoo..! Warga Kabupaten Kediri Budidaya Ikan Cupang Tembus Pasar Ekspor

oleh -509 views

Kediri – Agus Toriq warga Desa Paron Kecamatan Ngasem sukses membudidayakan ikan hias Cupang atau sering juga disebut Betta. Berbekal keuletan, ketelatenan dan tangan dinginnya, berbagai jenis serta warna ikan cupang telah lahir di tempat ini.

“Saya berhasil mengembangkan jenis ikan cupang Kronte, Halfmon, dobletail dan masih banyak lagi,” terangAgus Toriq.

Bersama 12 orang Pokdakan Desa Paron, puluhan ribu ekor ikan cupang sekarang telah dimilikinya. Kebanyakan anggotanya adalah ibu-ibu rumah tangga yang banyak sekali waktu luangnya terbuang percuma. Dengan sosialisasi kepada warga khususnya ibu-ibu, akhirnya banyak yang beralih dengan berbudidaya ikan cupang. Bahkan ada warung dan toko pracangan yang diubah menjadi rumah ikan cupang.

Khusnul Khotimah misalnya rela merubah toko pracangannya menjadi budidaya ikan cupang. Hasil yang diperolehnya lumayan besar dan cukup untuk membantu perekonomian keluarga.

“Alhamdulillah, saat ini bisa berpenghasilan sendiri dan dapat membantu meningkatkan ekonomi keluarga,” jelasnya.

Begitu juga Sukati, yang sudah bertahun-tahun buka usaha warung kopi dan makanan yang hasilnya pas-pasan. Dengan beralih budidaya ikan cupang ekonominya meningkat pula. Agus Toriq yang juga Ketua Pokdakan Desa Paron mulai merintis usaha tersebut sejak tahun 2005 lalu. Media yang digunakan adalah plastik 1 kilogram yang digantuk di rak kayu, tujuannya adalah menghemat tempat dan murah.

“Budidaya ikan cupang tergolong mudah dan cepat. Mulai dari telur hingga panen membutuhkan watu 40 hari,” jelasnya.

Harga jualnya tergantung jenis dan warna ikan cupang tersebut. Jika warnanya bagus dan langka pasti banyak yang mencarinya untuk koleksi.

“Harganya mulai 2 ribu rupiah hingga paling mahal hanya 10 ribu rupiah jika di tempat saya,” lanjutnya.

Jangan anggap remeh pemasaran ikan cupang ini. Agus Toriq kerap mengirim ikan cupang ke luar kota seperti di Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Sidoarjo, Surabaya dll. Tidak main-main, ikan cupang ini juga diekspor ke Abudabi dan Amerika Serikat. “Besok saya akan kirim ke Abudabi sejumlah 500 ekor ikan cupang, ” Pungkasnya. (adv/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *