Eksotisnya Wisata Medowo

oleh -184 views

Kediri – Wisata Medowo, mungkin tidak asing lagi di telinga sederetan masyarakat yang haus terhadap tantangan dan keindahan. Desa di ujung timur Kabupaten Kediri ini memang menawarkan pilihan wisata menarik. Mulai alam, edukasi, outbond, hingga kuliner. Pantas saja, beberapa bulan lalu desa ini mendapatkan anugrah desa pada Kategori Inovasi Terbaik Bidang Pengelolaan Wisata. Bersama desa-desa lain, penghargaan tersebut diberikan oleh Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno.

Kades Medowo Sujarwo menyebut desanya sebagai desa wisata karena potensinya yang menarik untuk dikembangkan. Desa ini mengawali pengelolaan secara serius pada bidang wisata sejak dua tahun lalu. Karena banyak potensi perkebunan dan peternakan. Didukung dengan kondisi alam yang mempesona. Namun, bukan hanya agrowisata saja yang menarik dari desa ini. Keindahan alamnya tak bisa dipinggirkan. Semua sudut desa bisa dibilang menawarkan keindahan. Namun, yang paling menarik adalah bukit Gandrung Tanggulasi.
Bukit ini berketinggian 715 meter di atas permukaan laut (mdpl). Menyuguhkan pemandangan alam nan istimewa. Hamparan perkebunan kopi, cengkeh, dan durian bisa dilihat dari atas bukit. Gemerlap cahaya di malam hari juga menjadi daya tarik tersendiri.

“Medowo cukup komplit. Wisata alam kami didukung dengan produk-produk unggulan lainnya seperti peternakan sapi perah, pertanian dan sektor UMKM,” katanya (10/12).

Lebih lanjut pengelolaan Wisata Medowo membutuhkan Perjuangkan panjang. Setelah muncul gagasan wisata, akses jalan mulai dibuka. Ada lahan milik 140 warga yang terimbas pembangunan jalan. Semua pemilik menghibahkan selebar 4 meter untuk pembangunan jalan. Total ada sepanjang 5 km jalan yang mengitari agrowisata dan menuju Bukit Tanggulasi.

Pertumbuhan ekonomi pun terdampak. Kini, sudah ada 9 warung warga yang buka. Warung-warung itu tertata, berjajar rapi dengan gaya khas warung Jawa berdinding anyaman bambu.

Bila musim durian tiba, banyak warga yang menyediakan buah tersebut di depan rumah. Musim itu biasanya mulai Oktober hingga Desember. Dengan panen raya diperkirakan pada Januari hingga Maret. Nah, saat puncak panen itulah Medowo punya agenda tahunan menarik, yaitu Dahar Durian. Ribuan buah durian disediakan gratis untuk wisatawan.

Selain Bukit Gandrung Tanggulasi, beberapa destinasi wisata lain juga ada di desa ini. Seperti Air Terjun Sumberjodo, edukasi sapi perah, agrowisata durian, manggis dan kopi, juga wisata daerah Dusun Ringinagung. Di dusun itu rencananya ada Sumber Londo dan perkebunan kopi yang menjadi akses menuju kawasan wisata Air Terjun Tretes milik Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Suryo Jatim. (kominfo/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *