Tiga  Buku karya “Cak Bowo” Dibedah

oleh -241 views
Surabaya- Sunarno Edy Wibowo, Praktisi hukum dan pengajar juga pengacara yang kondang di Jawa Timur, membedah tiga buku yang ditulisnya, Sabtu (29/9/2018) siang.
Bertempat di rumah makan Kampung Tahu Jalan IR. Soekarno Surabaya (Merr), dalam acara itu, Bowo membawa salah satu dosen yang juga pakar hukum Djarot Pribadi sebagai pembanding tiga karyanya itu.
Menuut Bowo, kesekian pikiran yang dibukukan olehnya itu berawal dari pengalamannya sebagai praktisi hukum.
Menjadi besar lantaran kasus-kasus yang ditanganinya, Bowo kemudian mengumpulkan setiap catatan-catatan kecil yang kemudian disusun dalam sebuah buku dengan prespektif seorang Bowo.
Buku ini lahir dari buah pikir dan pengalaman Cak Bowo selama berkecimpung di dunia hukum Jawa Timur.
“Selain itu buku ini juga merupakan hasil dari catatan-catatan yang saya rangkum sendiri dari sebuah tema yang saya ambil di stasiun televisi swasta,” kata Cak Bowo, Sabtu (29/9/2018).
Ada tiga buku yang dibedah oleh Bowo dan Djarot. Masing-masing berjudul Hukum Dimata Bowo, Penengakkan Hukum Militer dan Money Laundering.
Djarot Pribadi sendiri mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Bowo. Menurutnya, buku yang ditulis oleh Bowo ini sangat memudahkan masyarakat tak hanya akademisi lantaran bahasa dan substansi yang disampaikan sangat mudah dipahami.
“Jadi buku ini sangat saya anjurkan untuk akademisi, selain itu saya kira masyarakat awam juga akan mudah memahami karena bahasa yang disampaikan itu ringan dan substansial,” kata Djarot.
Meski demikian, masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki menutut Djarot. Namun itu bukanlah perkara besar dan tidak menganggu buah karya buku secara garis besar.(jar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *